CK, (ROHUL) – Pasca kecelakaan maut yang menimpa seorang anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Lubuk Jambu, desa Ngaso, kecamatan Ujung Batu, Rokan Hulu masih menjadi perbincangan di masyarakat tempatan.
Salah seorang warga desa Ngaso yang tak ingin disampaikan identitasnya ke publik mengungkapkan keresahannya terhadap mobil armada PT Agrinas yang melewati jalan di kampungnya.
“Saya secara pribadi mengungkapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah seorang anak yang menjadi korban diduga tertabrak oleh salah satu mobil pengangkutan kelapa sawit PT Agrinas,” ungkapnya.
“Kami meminta PT. Agrinas agar lebih selektif lagi terhadap mobil armada yang melakukan pengangkutan terhadap kelapa sawit yang melintas di kampung kami, apakah melakukan evaluasi kepada penanggung jawab angkutan, evaluasi sopir mobil, atau evaluasi sumber daya angkutan,” tambahnya.
“Karena selama ini kami melihat bahwa mobil armada pengangkutan kelapa sawit tersebut seringkali melaju dengan kecepatan tinggi. Hari ini satu orang yang meninggal, kalau seandainya masih dengan pengelola angkutan dan aturan yang sama tentu ke depannya kita takutkan akan muncul korban-korban lainnya,” lanjutnya.
“Jika dalam beberapa waktu ke depan kami masih menemukan armada yang sama melintas di kampung halaman kami, kami tidak akan bertanggung jawab dengan apa yang akan terjadi nantinya,” tutupnya.















